HoYoverse kembali memancing rasa penasaran publik lewat proyek terbarunya yang berjudul Nodusfall. Game aksi perburuan monster ini awalnya kerap digadang-gadang bakal menjadi perpaduan antara Elden Ring dan Monster Hunter. Namun, impresi dari sesi preview terbaru justru menunjukkan arah gameplay Nodusfall HoYoverse yang sangat berbeda—ia jauh lebih mirip dengan aksi cepat ala Final Fantasy XVI.
Ekspektasi awal komunitas memang terbentuk karena tema besar yang diusung. Ketika rumor perburuan monster raksasa dan dunia yang berbahaya mencuat, wajar jika ingatan pemain langsung melayang pada mekanisme stamina yang ketat ala soulslike atau ritme pertempuran lambat yang penuh perhitungan ala Monster Hunter. Kenyataannya, Nodusfall mengambil jalur yang jauh lebih dinamis dan spektakuler.
Beralih dari Ketegangan Soulslike ke Aksi Cepat ala FF16
Perbedaan paling mencolok terletak pada tempo pertempuran. Jika Elden Ring menuntut kesabaran ekstra dalam membaca pola serangan musuh dan Monster Hunter mewajibkan manajemen bobot senjata, Nodusfall justru memberikan kebebasan bergerak yang jauh lebih cair. Ritme permainan terasa sangat agresif, memprioritaskan kombos tanpa henti serta refleks cepat.
Dalam sesi preview tersebut, sistem pertarungan Nodusfall memperlihatkan bagaimana pemain bisa mengesekusi kombos udara, melakukan dodge di detik-detik terakhir, dan meluncurkan serangan balasan visual yang sangat memanjakan mata. Elemen ini sangat erat kaitannya dengan filosofi eksekusi pertarungan Final Fantasy XVI, di mana pemain terus didorong untuk menekan musuh tanpa memberi ruang bernapas.
Penggunaan kemampuan spesial karakter juga tidak terbatas pada batasan stamina yang rigid. Pemain bisa memadukan berbagai skill dengan jeda waktu cooldown yang relatif singkat, memungkinkan terjadinya variasi serangan yang tidak hanya efektif tetapi juga estetik secara visual.
Formula Perburuan Monster yang Didesain Lebih Dinamis
Kendati gaya bertarungnya sangat kental dengan elemen hack-and-slash modern, fokus utama permainan ini tetaplah menghadapi monster-monster berukuran masif. Hanya saja, pendekatan yang diambil tidak mengharuskan pemain melakukan persiapan rumit sebelum berburu, seperti melacak jejak atau meracik item khusus dalam durasi panjang.
Baca juga: Bocoran Gameplay GTA 6 Kembali Beredar Saat Leaker Tuntut Rockstar
Sistem pertempuran melawan bos di Nodusfall mengandalkan mekanik fase dan manipulasi posisi musuh. Karakter yang kamu kendalikan dapat berpindah tempat dengan cepat mengelilingi tubuh monster raksasa, memanfaatkan celah pergerakan musuh untuk meluncurkan kombinasi jurus mematikan.
- Pertarungan mengutamakan ritme real-time action tanpa sistem stamina yang mengekang.
- Fokus pada perpaduan skill cooldown dan eksekusi kombo udara.
- Desain monster tetap menantang, namun disajikan dalam tempo permainan yang jauh lebih cepat.
- Animasi serangan dirancang sangat halus dengan efek visual yang megah.
Bagi pemain yang menyukai aksi bertempo tinggi tanpa harus frustrasi oleh mekanik hukuman yang terlalu berat, formula ini jelas menjadi angin segar. HoYoverse sepertinya ingin merangkul segmen pemain yang lebih luas tanpa mengorbankan kedalaman sistem pertarungannya.
Ekosistem Game Aksi HoYoverse yang Semakin Matang
Langkah HoYoverse membawa gaya pertarungan ala Final Fantasy XVI ke dalam Nodusfall membuktikan evolusi studio ini dalam mengolah sistem aksi. Setelah sukses memoles mekanik pergantian karakter di Genshin Impact dan aksi berbasis tangkisan cepat di Zenless Zone Zero, Nodusfall menjadi panggung eksperimen berikutnya yang jauh lebih ambisius.
Pengalaman mereka merancang pertarungan karakter-karakter unik selama bertahun-tahun kini dituangkan ke dalam format pertarungan monster raksasa. Hasilnya adalah sebuah perpaduan unik: atmosfer perburuan yang megah, namun ditenagai oleh mesin pertempuran yang responsif dan sangat fleksibel.
Baca juga: Bocoran GTA 6 Memanas: Gameplay dan Peta Lengkap Bocor di Internet
Keberanian meninggalkan pakem ala soulslike atau perburuan konvensional justru memberi identitas kuat bagi Nodusfall. Game ini tidak berusaha menjadi peniru dari judul-judul besar yang sudah ada, melainkan mengambil inspirasi terbaik untuk meracik formula aksi mereka sendiri.
Menanti Detail Mekanik dan Jadwal Rilis
Meski cuplikan awal ini sudah memberikan gambaran yang cukup jelas mengenai arah sistem bertarungnya, masih banyak pertanyaan besar yang belum terjawab. Apakah game ini akan mengusung sistem gacha, struktur free-to-play, atau menjadi game buy-to-play penuh masih menjadi teka-teki.
Selain itu, fitur multipemain juga menjadi aspek yang paling ditunggu. Bertarung melawan monster raksasa dengan sistem aksi secepat Final Fantasy XVI tentu akan sangat seru jika bisa dilakukan secara kooperatif bersama pemain lain.
Tim PLANET88 bakal terus memantau perkembangan Nodusfall dan mengabarkan informasi terbaru secepatnya begitu detail mekanik lanjutan serta jadwal pengujian resminya diumumkan.



